Sukses

Deretan Motor Retro di Indonesia (Bagian 2)

Liputan6.com, Jakarta Selain Kawasaki W175, motor bergaya klasik atau retro juga dimiliki beberapa brand otomotif di Indonesia. Keberadaan motor berdesain retro di Indonesia tak lain karena begitu menjamurnya pecinta si kuda besi yang justru memilih melakukan custom atau modifikasi.

Tak ayal para pabrikan otomotif ini mencari ceruk pasar yang kosong. Jika ada produsen sepeda motor asal Jepang yang mayoritas menyesaki pasar roda dua, maka jikapun ada, model sepeda motor retro sangatah segmented.

Sebelumnya, Liputan6.com telah sedikit menjabarkan beberapa daftar sepeda motor retro dengan transmisi matik. Lihat disini.

Nah, untuk sepeda motor retro lainnya khususnya dengan transmisi manual, sebagai berikut:

Royal Enfield

Sepeda motor asal Inggris ini memang menawarkan beragam model dengan desain klasik. Beberapa model retro Royal Enfield terlihat dari desain model Classic, The Rumbler, Continental GT, dan Bullet.

Mesin yang digunakan pada Royal Enfield untuk tipe Continental GT dengan desain cafe racer mengusung mesin 535 cc (Rp 172 juta), lalu The Rumbler bermesin 499 cc yang dilepas dengan harga sekitar Rp 98 jutaan, Classic hadir dua mesin 346 cc dan 499 cc yang hargaya Rp mulai Rp 70-90 jutaan.

Sedangkan model Bullet disokong mesin 346 cc dan 499 cc, soal harga dilepas antara Rp 64 juta hingga Rp 80 jutaan.

Triumph Bonneville

Satu lagi motor asal Inggris yang juga hadir berdesain retro, yaitu Triumph Bonneville. Model ini terdapat dalam beberapa varian yakni T120, T120 Black, T100 dan T100 Black. Yang membedakannya selain tampilan, yaitu mesin yang diusung.

Untuk T100 dilengkapi 865 cc sedangkan untuk T120 mesinnya lebih besar yaitu 1.200 cc. menyoal harga Triump Bonnevile dilego antara Rp 330 jutaaan sampai Rp 360 jutaan.

Moto Guzzi

Pamor merek sepeda motor asal Italia ini memang masih kalah dengan brand yang lainnya. Namun yang pasti, Moto Guzzi ini memiliki desain retro yakni Moto Guzzi V7 Racer, V7 Stone, V8 Roamer dan V9 Bobber.

Soal harga, rata-rata Moto Guzzi dijual di atas Rp 110 juta hingga Rp 200 jutaan.

 

 

1 dari 3 halaman

Ducati Scrambler

Motor asal Italia berikutnya adala Ducati Scrambler. Sepeda motor ini memiliki beberapa varian yaitu  Scrambler Desert Sled dibanderol Rp 379 juta, dan Scrambler Cafe Racer dilepas Rp 379 juta. Harga tersebut, masih berstatus off the road.

Cleveland

Tak hanya Eropa, motor bergaya klasik juga ada dari Amerika Serikat, salah satunya adalah Cleveland. Motor ini kembali menyatakan masuk Indonesia pada pertengahan 2017 lalu.

Kembalinya Cleveland, maka mereka memperkenalkan tiga model Heist Copper seharga Rp 55,5 jutaan, lalu model Ace Deluxe dijual seharga Rp 52 jutaan, dan Ace Scramble dibanderol Rp 54,5 jutaan.

Harley Davidson

Nama yang satu ini memang memiliki imej tersendiri di dunia otomotif. Saking legendarisnya, setiap modal yang diluncurkan akan terngian kata moge (motor gede). Ya, Harley-Davidson memiliki desain serupa tapi tak sama.

Namun dari sekian banyak model yang disebut klasik, maka itu akan tertuju pada model Softail. Soal harga, motor yang satu ini dijual di atas Rp 600 jutaan.

2 dari 3 halaman

Kawasaki

Sebelum hadir W175, Kawasaki telah lebih dahulu meluncurkan motor retronya yang disebut Estrella dan W800.

Untuk Kawasaki Estrella motor ini telah disematkan mesin 250 cc dengan banderol Rp 72 jutaan. Sedangkan untuk W800 dijejali mesin 773 cc dengan harga sekitar Rp 250 jutaan.

Honda

Agar tetap eksis dan memiliki semua jenis sepeda motor, Honda memiliki CMX500 Rebel . Sesuai dengan tambahan angka di nama motor tersebut, maka jantung pacunya dibenamkan mesin 500 cc yang mampu menghembuskan daya 47,2 Tk pada 8.500 rpm, dengan torsi 45,8 Nm pada 5500 rpm.

Hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu red, mat armored silver metallic, graphite black, motor ini dijual Rp 147.387.500 On the Road Jakarta.

Artikel Selanjutnya
Top3: Empat Warna Suzuki Jimny dan XMax 250 Bikin Ketagihan
Artikel Selanjutnya
Galak Mana, Honda CB150R ExMotion atau CB150R StreetFire?