Sukses

Keluar Air dari Ventilasi AC Mobil, Normalkah?

Liputan6.com, Jakarta - Penggunaan penyejuk ruangan atau air conditioner (AC) sudah menjadi hal lumrah baik pada mobil baru atau lawas. Sebab AC mobil yang sejuk tak hanya memberikan kenyamanan, tetapi menghilangkan embun menempel di kaca terutama saat hujan.

Namun demikian, AC juga kerap mengalami masalah dan terkadang mengeluarkan cairan dari lubang ventilasi itu

Lantas apakah hal itu berbahaya?

Menurut Kelvin Ong, Kepala Bengkel Rotary Bintaro, jika ada cairan keluar dari ventilasi hal itu tidaklah normal.

“Berarti selang pembuangannya mungkin mampet. Terlebih kalau di kabin sampai banjir air, itu enggak normal. Air pembuangan keluar melalui selang pembuangan,” ungkap Kelvin kepada Liputan6.com, Rabu (6/12/2017).

Sebaliknya, AC mobil dengan mengeluarkan air pada dasarnya normal selama keluar melalui selang pembuangan.

Kelvin menyatakan, air yang keluar dari AC disebabkan telah terjadi proses kondensasi, dimana telah terjadi proses perubahan wujud benda, dari gas ke cair.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Biaya Perbaikan

Masalah AC seperti mengeluarkan cairan pada ventilasi ternyata bisa dilakukan perbaikan. Menyoal harga, kata Kelvin, hal tersebut tergantung jenis dan model mobil.

“Bila service besar, perbaikan & include sparepart yang rutin diganti habisnya sekitar Rp 1 juta lebih,” tuturnya.

Oleh karena itu, untuk menghindari kerusakan yang sangat parah dan tiba-tiba, maka hal yang perlu dilakukan adalah melakukan pengecekan atau service rutin dalam jangka waktu satu tahun atau 10 ribu km.

Artikel Selanjutnya
Dalam Kondisi Mesin Mati, Bisakah Mobil Korsleting dan Terbakar?
Artikel Selanjutnya
Adegan Horor Wanita Tersedot Lubang di Depan Eskalator Stasiun