Sukses

Daftar Merek-Merek Mobil Orang Tajir yang Laris di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Kendati pasar otomotif nasional belum memperlihatkan geliat yang signifikan, penjualan mobil premium yang dikenal memiliki harga cukup tinggi tetap banyak diburu konsumen di Indonesia.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dari total wholesales atau penjualan pabrik ke dealer sepanjang Januari-Oktober 2017 yang mencapai 898.163 unit, beberapa ribu di antaranya disumbangkan dari merek mobil premium.

Merek mobil premium ini memang segmented, karena hanya mengincar para konsumen berpenghasilan tinggi. Mereka memberikan berbagai fasilitas sangat istimewa dengan pelayanan terbaik sehingga sangat memanjakan konsumennya. Salah satunya Lexus.

Untuk bersaing dengan merek mobil premium yang kebanyakan dari Eropa, merek mobil Jepang yang baru hadir selama 10 tahun di Indonesia ini memberikan kenyamanan kepada konsumen berupa fasilitas parkir khusus di beberapa mal di wilayah Jakarta.

“Yang penting orang merasa nyaman kalau pakai Lexus. Orang lain boleh cari parkir rebutan di mal, yang pakai Lexus enggak perlu,” ucap General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja saat ditemui wartawan di kawasan Menteng, Jakarta beberapa waktu lalu.

Tentu saja di balik itu semua, brand image mengendarai mobil premium akan menaikan derajat para pemiliknya.

Nah mau tahu merek mobil premium apa saja yang laris manis di Indonesia selama Januari-Oktober 2017? Berikut daftarnya:

1.    BMW 2.173 unit

2.    Mercedes Benz 1.380 unit

3.    Lexus 1.166 unit

4.    Volskwagen 450 unit

5.    MINI 444 Unit

6.    Audi 58 unit

7.    Peugeot 31 unit.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut:

1 dari 2 halaman

Rahasia Lexus Tetap Eksis di Indonesia

Merek mobil premium Lexus telah memasuki usianya yang ke-10 di industri otomotif nasional. Selama satu dekade, Lexus berniat menjadi merek yang menginspirasi baik untuk local industry maupun global automotive industry.

Hal ini pula diungkapkan General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja saat ditemui wartawan di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (5/12/2017) malam.

Adrian mengungkapkan, untuk bertahan dan menjadi brand yang menginspirasi di ranah otomotif Indonesia, Lexus tidak hanya mengandalkan target penjualan, tetapi masih banyak faktor lainnya.

“Kalau mau menjadi brand yang bisa menginspirasi brand yang lain, itu mesti dimulai dari satu budaya dulu. Budaya internalnya sendiri mesti dibangun. Kalau ngomong budaya, berarti ngomong perilaku orang-orang, nilai orang-orang. Jadi orang kami harus ter-brainwash dengan baik,” ucap Adrian.

Brainwash yang dimaksud dilakukan kepada karyawan atau pekerja di Lexus. Mereka harus memiliki beberapa poin penting, mulai dari bekerja dengan hati, passion, ketulusan, dan memiliki integrity.

Kata Adrian, jika ingin menjadi inspirasi, maka karyawan Lexus dengan passion yang tepat tidak hanya bekerja dengan rutinitas dan menerima gaji, tetapi harus memiliki passion.

Dia menambahkan, jika passion sudah terbentuk, maka akan lebih mudah membangun brand dari sebuah budaya internal.

 “Mobil mewah, kalau sekali orang ada yang pernah merasa dibohongin itu agak sulit bangunnya lagi. Karena market-nya kan tidak besar, jadi ketulusan dan integrity itu sudah jadi sebuah hal yang harus enggak bisa ditawar-tawar,” terangnya.

Artikel Selanjutnya
Pencapaian Suzuki Sejak Dilahirkan
Artikel Selanjutnya
Ketika Lelang Jadi Ladang Uang