Sukses

Begini Strategi Perusahaan Sepeda Motor Incar Konsumen Zaman Now

Liputan6.com, Jakarta Untuk menjajakan produk sepeda motor di zaman now, dealer wajib memiliki infomasi secara lengkap dan detail melalui berbagai media. Sebab, hal itu dipercaya mampu menarik banyak konsumen khususnya anak muda.

Setidaknya cara perusahaan sepeda motor memberikan informasi secara lengkap telah dilakoni PT Astra Honda Motor, selaku agen tunggal pemegang merek Honda di Tanah Air.

“Anak muda sekarang dengan zaman saya berbeda. Kalau zaman dulu senangnya langsung data ke dealer (bertanya ke salesperson). Tapi kalau zaman sekarang nanya ke bloger, .com (info di internet), jadi mereka engga perlu nanya ke dealer tapi sudah cari referensi, baru mentukan (pilihan),” ungkap General Manager Honda Customer Care Center (HC3) Division Astra Honda Motor Istiyani Susriyati saat ditemui wartawan, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (8/12/2017) malam.

Tak hanya itu, Istiyani juga menyatakan, bahwa konsumen zaman dahulu sangat royal terhadap satu brand. Mereka enggan berpindah merek.

“Tapi kalau sekarang, mereka lebih kritis, lebih rasional, lebih mencari data, sehingga untuk para penjual harus lebih ngerti, luwes, tidak hanya mengeluarkan kata-kata indah saja," sambungnya. Oleh karena itu, untuk memenuhi keinginan konsumen zaman now, kata Istiyani, Honda harus melakukan berbagai upaya menyesuaikan kebutuhan konsumen. Hal itu telah dilakukan Honda.

“Buktinya sudah lebih dari 70 tahun, karena banyak dari kegiatan kami sudah beda. Pemuda yang suka racing kami ada,  fun touring juga ada. Jadi kami membuat strategi untuk semua hal tidak hanya pelayanan tapi juga produk,” tuturnya.

1 dari 2 halaman

Ini yang Wajib Diutamakan Front Liner Sepeda Motor Honda

PT Astra Honda Motor (AHM) selaku agen tunggal pemegang merek sepeda motor Honda tak hanya fokus berjualan, sebaliknya mereka juga terus membenahi layanan untuk konsumen. Untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen maka AHM menggelar Kontes Layanan Honda tingkat nasional di Hotel Harris, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (7/12/2017).

Kontes yang telah masuk tahun ke-11 ini dibagi menjadi dua kelompok dealer yaitu kelompok reguler dealer dan kelompok Wing dealer atau Big Wing dealer. Pada setiap kelompok terdapat tiga kategori yang dilombakan dalam melayani konsumen yaitu Front Line People (FLP), Deliveryman serta pimpinan Jaringan Honda.

Menurut Istiyani, Honda berupaya meningkatkan pelayanan berkualitas dengan cara mengasah keterampilan SDM yang berada di garda terdepan Honda dalam memberikan pelayanan memuaskan bagi konsumen di seluruh Indonesia.

"Prioritas utama kami adalah kepuasan dan kebahagian konsumen bersama motor Honda, ditemani layanan prima jaringan penjualan dan purna jual Honda," ungkap Istiyani dalam sambutannya.

Menjadi peserta dalam ajang ini tidaklah mudah. Sebab mereka harus bersaing dengan pegawai lainnya yang ada di dealer masing-masing.

Selain itu, mereka juga harus melewati beberapa syarat dasar seperti bekerja di jaringan sepeda motor Honda selama satu tahun dan melewati seleksi Kontes Layanan Honda di tingkat regional.

Sementara itu di kategori pimpinan jaringan Honda juga harus memiliki program pengembangan layanan konsumen yang berkualitas di jaringannya.

Artikel Selanjutnya
Tanam Saham ke Grab, Apa yang Toyota Incar?
Artikel Selanjutnya
Begini Cara Nissan Manjakan Konsumen Borongan