Sukses

Lakukan Hal Ini Sebelum Berlibur dengan Sepeda Motor

Liputan6.com, Jakarta - Tak sedikit yang ingin berlibur pada akhir tahun ini dengan menggunakan sepeda motor atau touring bersama rekan-rekan ke berbagai tempat menarik.

Nah, jika Anda ingin melakukan perjalanan jarak jauh, ada baiknya tidak hanya memperhatikan kondisi tunggangan yang akan dipakai. Namun, ada baiknya melakukan pemasanan fisik terlebih dahulu.

Meski terlihat sepele, ternyata pemanasan sebelum berkendara dapat mengurangi potensi kecelakaan diri sendiri.

Mengapa harus pemanasan? Pemanasan tubuh yang benar dapat membantu meningkatkan suplai oksigen dalam darah serta memperlancar alirannya ke seluruh tubuh, terutama bagian otak yang efektif meningkatkan konsentrasi di jalan.

Tak hanya itu, tubuh pun jadi lebih fleksibel dan responsif ketika harus dihadapkan pada situasi di jalan yang menuntut pengambilan keputusan cepat saat bermanuver.

Nah, berikut cara pemanasan yang benar sebelum pergi dengan sepeda motor:

Pertama, berdiri tegap dengan kaki agak direnggangkan. Lemaskan otot leher dan putar searah dan berlawanan jarum jam.  Ulangi beberapa kali.

Kedua, lemaskan pergelangan tangan, lalu putar ke arah luar dan dalam menggunakan tangan yang lain. Ulangi beberapa kali.

Ketiga, dorong tangan ke kanan ke arah kepala, sementara tangan kiri menekan pinggang. Ulangi beberapa kali.

Keempat, putar pergelangan kaki ke arah luar. Ulangi beberapa kali pada kedua kaki.

Kelima, posisi tubuh Anda jongkok dengan kaki dilebarkan kemudian berdiri. Ulangi beberapa kali.

Perlu dicatat, pemanasan yang benar membuat Anda siap berkendara dengan fokus. Oke, selamat berlibur!

1 dari 2 halaman

Ketika Kampanye Keselamatan Jalan Raya Jadi Prioritas

Kampanye keselamatan jalan raya terus digaungkan Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot). Setidaknya hal itu kembali dilakukan saat gelaran Touring Forwot XV yang berlangsung akhir pekan lalu.

"Touring kali ini Forwot membawa misi mengedepankan road safety, sama seperti touring-touring sebelumnya. Para wartawan otomotif harus menjadi ujung tombak dalam mengampanyekan keselamatan di jalan raya seperti menaati rambu-rambu lalu lintas,"

"Tak sekadar menjadi teori, namun harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam perjalanan kali ini," terang Wakil Ketua Umum Forwot Zainal Abidin dalam keterangan resminya.

Dalam sebuah kesempatan, PT Honda Prospect Motor (HPM) yang turut mendukung kegiatan ini dengan memberikan pencerahan mengenai "Honda Sensing". Sharing session yang diikuti puluhan jurnalis otomotif dari berbagai media massa ini bertempat di dealer Honda Imora Sentul City, Bogor.

Assistant Manager Public Relation HPM Yulian Karfili mengatakan, Honda Sensing dikembangkan sebagai sebuah langkah baru Honda untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang bebas dari kecelakaan lalu lintas.

"Bukan hanya pengendara kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, tetapi semua pihak pengguna jalan agar dapat menikmati kehidupan mereka tanpa perlu khawatir dengan keselamatan berkendara. Hal ini merupakan bagian dari konsep keselamatan dunia Honda, yaitu 'Safety For Everyone'," jelas Yulian.

Sementara itu, Forwot terus berkomitmen untuk lebih aktif dalam menggaungkan kampanye keselamatan jalan raya. Pada 2018 sejumlah kegiatan road safety campaign berupa pelatihan atau dalam bentuk lainnya akan diselenggarakan.

 

Artikel Selanjutnya
Top3 Berita Hari Ini: 10 Merek Mobil dengan Penjualan Terendah
Artikel Selanjutnya
Top3: Pasutri Indonesia Keliling Dunia Jalan Darat