Sukses

Deretan Lagu Indonesia Bertema Otomotif, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta - Dunia otomotif cukup lekat dengan masyarakat Indonesia. Maka tak heran jika terdapat cukup banyak musisi Tanah Air yang menggarap lagu berkaitan dengan dunia otomotif.

Mulai dari Koes Plus, hingga musisi masa kini seperti Endank Soekamti dan Naif juga membuat lagu yang tak jauh dari kisah berkendara.

Berikut lima lagu Indonesia dari masa ke masa yang berkaitan dengan kendaraan:

1. Bis Sekolah - Koes Plus

Lagu Bis Sekolah pernah dirilis ulang saat mereka sudah di bawah nama Koes Plus bersama album 'Tembang Kenangan Koes Plus, Vol. 3'.

Lagu yang masuk ke dalam daftar 150 lagu terbaik Indonesia versi Rolling Stone ini memang akrab di telinga masyarakat, terlebih dengan suara khas almarhum Yon Koeswoyo, yang meninggal dunia pada Jumat (5/1/2018) kemarin.

Lirik Bis Sekolah (Koes Plus)

Bis sekolah yang ku tunggu

Ku tunggu tiada yang datang

Ku telah lelah berdiri

Berdiri menanti nanti

Bila ku pergi bersama kekasihku

Ku kan merasa gembira riang slalu

Bila menunggu sendiri

Sendiri hatiku sunyi

Dan hatiku kan bernyanyi

Bernyanyi lagu yang sepi

1 dari 4 halaman

selanjutnya

2. Mobil Tua - Koes Plus

Lagu yang diciptakan dan dinyanyikan oleh almarhum Murry, drummer Koes Plus ini memang tidak memiliki lirik yang panjang.

Namun tetap asyik didengar, tak kalah dengan lagu Bis Sekolah. Drummer dengan nama lengkap Kasmuri ini tutup usia pada 2014 lalu.

Lirik Mobil Tua - Koes Plus

Hatiku gembira punya mobil tua

Peninggalan jaman dahulu kala

Mobil tua mobil tua

Modelnya lucu dan mengagumkan

Mari mari jangan ketinggalan

Ramai ramai berkeliling kota

Lalalala... Lalalala...

2 dari 4 halaman

selanjutnya

3. Kuda Besi - Endank Soekamti

Dari judulnya saja sudah pasti mengarah pada kendaraan bermotor roda dua. Ya, Kuda Besi menjadi salah satu soundtrack Kustomfest "Reborn Legend" yang digelar di Yogyakarta pada 2016.

Lirik Kuda Besi - Endank Soekamti

Terik matahari, panas menyinari

Debu debu pekat yang menghalangi

Dingin angin malam, sepi dan mencekam

Jalan yang panjang bahaya mengancam

Kuda besi tak berhenti

Tak pernah lelah terus mencari

Kuda besi pemberani

Tak pernah ragu untuk beraksi

3 dari 4 halaman

selanjutnya

4. Pesawat Tempurku - Iwan Fals

Penyanyi bernama lengkap Virgiawan Listanto atau populer dengan nama Iwan Fals ini menciptakan lagu Pesawat Tempurku pada 1988. Judulnya tidak terkait dengan otomotif namun masih berhubungan dengan alat transportasi. Dan lagu yang masuk dalam album 1910 ini ternyata mengandung kritik sosial.

Dalam lagu ini Iwan Fals ingin menyampaikan penguasa hanya bisa memperkaya diri di saat rakyatnya masih banyak yang miskin.Namun di awal liriknya, lagu ini justru seperti sebuah lagu cinta. 

Lirik Pesawat Tempur  (Iwan Fals)

Waktu kau lewat aku sedang mainkan gitar

Sebuah lagu yang kunyanyikan tentang dirimu

Seperti kemarin kamu hanya lemparkan senyum

Lalu pergi begitu saja bagai pesawat tempur

Hei... kau yang manis singgahlah dan ikut bernyanyi

Sebentar saja nona, sebentar saja hanya sebentar

Rayuan mautku

Tak membuat kau jadi galak

Bagai seorang diplomat ulung

Engkau mengelak

Kalau saja aku bukanlah penganggur

Sudah kupacari kau

Jangan bilang tidak bilang saja iya

Iya lebih baik daripada kau menangis

Penguasa penguasa

Berilah hambamu uang

Beri hamba uang beri hamba uang

5. Mobil Balap - Naif

Lagu Mobil Balap adalah lagu yang membawa Naif berhasil mengeluarkan debut album NAIF (1998). Dalam video clip tembang jagoannya ini, Naif bergaya retro layaknya seniman musik dari dekade '70an.

Dalam liriknya, seakan mencerminkan Mobil Balap merupakan kebanggaan tersendiri bagi penggunanya.

Lirik Mobil Balap - Naif

Ku pernah punya mobil balap sendiri

Yang bisa ngebut di jalanan tiap hari

Ku tidak pernah merasakan kesepian

Tak ada gadis yang menolak diantarkan

Asoy geboy ngebut di jalanan ibu kota

Dipayungi lampu kota di sekitar kita

Artikel Selanjutnya
Diproduseri Andika Kangen Band, Gallaxy Band Luncurkan Lagu Baru
Artikel Selanjutnya
Cerita Yon Koeswoyo Buat Lagu Nusantara Terinspirasi Bung Karno