Sukses

Mengenal Pretensioner dan Force Limiter di Seatbelt, Apa Itu?

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu fitur keselamatan standar yang harus ada di setiap mobil, adalah seatbelt. Namun, bukan tanpa perkembangan, teknologi sabuk pengaman juga semakin canggih saat ini.

Berbicara teknologi di sabuk pengaman, kini hadir pretensioner dan force limiter. Teknologi tersebut, memang sudah banyak terdapat di mobil-mobil Toyota. 

Lalu, apa sih pretensioner dan force limiter?

Dilansir pressroomtoyotaastra.com, ditulis Rabu (10/1/2018), pretensioner berfungsi untuk memastikan sabuk yang digunakan mampu menahan badan dari pengemudi maupun penumpang.

Menariknya, pretensioner memiliki sistem kerja dengan sensor yang sama dengan airbag. Sehingga, saat airbag mengembang karena benturan keras, maka dalam waktu bersamaan seatbelt akan langsung mengencang.

 

 

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

Nah, Ketika sabuk mengencang, posisi tubuh tidak terhempas dan tetap berada di bangku. Beberapa detik usai kejadian, secara otomatis sabuk pengaman akan mengendur.

Tentunya, sistem kerja sabuk pengaman dengan fitur pretensioner lebih aman untuk melindungi penumpang dan pengemudi dari benturan keras, karena tekanan maksimal dari sabuk.

Sedangkan untuk teknologi force limiter, berfungsi sebagai pembatas kekuatan sabuk dalam mengendalikan beban tubuh pengemudi dan penumpang. Teknologi ini, diterapkan untuk meminimalisir benturan ke dada yang vital dalam tubuh manusia.

Maka dari itu pretensioner dan force limiter dikombinasikan agar kerja sabuk pengaman lebih efektif.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 3 halaman

Fitur Keselamatan Apa yang Paling Utama pada Mobil?

Dewasa ini fitur keselamatan pada mobil semakin beragam, pun dengan teknologinya yang juga semakin canggih. Dari pengereman ABS, asistensi pengereman, pengereman otomatis, hingga beragam fitur lainnya.

Namun di antara semua itu? Mana yang paling utama, dalam arti wajib ada pada semua kendaraan manapun, dari semua range harga?

Menurut Gandhi Ahimsaputra, Product Knowledge Head, Product Planning Division, PT Toyota Astra Motor (TAM), fitur keselamatan utama mobil adalah sabuk keselamatan. Alasannya sederhana, komponen inilah yang paling dekat dengan badan.

"Kami sebut yang paling utama karena sabuk pengaman yang paling dekat dengan badan," ujar Gandhi, dalam acara Safety Media workshop di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Menyadari hal tersebut, Gandhi mengatakan bahwa Toyota sendiri terus mengembangkan teknologi sabuk keselamatan. Dewasa ini mereka telah memiliki sabuk keselamatan dengan mekanisme pretensioner (seatbelt pretensioner) yang bisa mencegah benturan keras.

Cara kerjanya, di sepersekian detik awal pada momen tabrakan, sabuk keselamatan aktif dan membuat badan menempel di jok. Tujuannya agar menjaga badan tidak terpental.

Kemudian, sepersekian detik selanjutnya, force-limiter aktif dan membuat sabuk keselamatan sedikit mengendur. Pada momen pengenduran ini badan akan sedikit maju dan bagian kepala terbentur kantung udara (airbag) yang sudah mengembang.

"Sistem ini bekerja selaras dengan airbag. Jadi pretensioner dan force-limiter bekerja saat airbag mengembang," terangnya.

 

 

Artikel Selanjutnya
BMW Siap Boyong Mobil 10 Mobil Terbaru ke Indonesia
Artikel Selanjutnya
Merunut Sejarah Teknologi Keselamatan Toyota