Sukses

Toyota Vios Bermuka Dua Lahir dari Pul Taksi

Liputan6.com, Jakarta Toyota Vios bermuka dua asal Bandung yang sempat menjadi viral di media sosial (medsos), merupakan modifikasi taksi bekas. Mobil berwarna oranye itu sempat ditilang oleh Polantas Polsek Sukajadi, Kota Bandung, Senin (15/1/2018).

Mobil tersebut dirakit di pul Taksi Gemah Ripah di Jalan Babakan Cibeureum, Kota Bandung, sejak enam bulan lalu. Diketahui, mobil modifikasi itu milik Roni Gunawan, direksi perusahaan yang menaungi Taksi Gemah Ripah.

Aning (49), orang yang terlibat memodifikasi tersebut, mengatakan mobil tersebut menggabungkan dua mobil sedan Toyota Vios tahun 2012. Kedua bagian tengah mobil tersebut dibelah, kemudian dua bagian depannya digabungkan.

"Dua mobil Toyota Vios dipotong bagian tengahnya hingga terbagi dua. Lalu dua bagian depannya‎ digabungkan dengan cara dilas. Modifikasi ini dilakukan sejak Agustus 2017. Sebelum dimodifikasi, dua mobil ini masih dalam kondisi baik, normal, dan masih bagus, tahun produksinya juga 2012," ujar Aning di Jalan Babakan Cibeureum, Kota Bandung, Selasa (16/1 2018).

Aning mengatakan, mesin mobil sendiri kata dia tidak mengalami banyak perubahan. "Mobil modifikasi ini menggunakan dua mobil Toyota Vios, dua mesin, dua kemudi. Kedua mesin ini berfungsi satu sama lain. Bisa dikemudikan di bagian depan bisa di belakang," ujar Budi, mekanik di pul tersebut.

1 dari 2 halaman

Ikut Kontes Modifikasi

Budi mengatakan, pemilik mobil tersebut memodifikasi berawal karena keisengan. Rencananya, mobil bermuka dua ini akan diikutkan dalam kontes modifikasi. "Dari awal bos saya iseng saja modifikasi begini, tapi ke depan bisa buat kontes modifikasi mobil," ujar Budi.

Budi mengatakan, sedan Vios modifikasi ini memiliki panjang 4,4 meter dan lebar 1,7 meter. Dengan menggabungkan bagian muka dua sedan ini, panjang sedan ini pun jadi bertambah.

Aning dan Budi sempat menunjukan mobil tersebut. Interior dalam menggunakan warna hitam dan krem. Knalpot berada di bagian tengah belakang mobil dan terdapat dua kemudi. Tidak ada bekas-bekas las untuk menyambung dua bagian muka depan mobil. Empat kursi di dalam saling membelakangi.

"Kemudi belakang dan depan mengunakan dua mesin, keduanya bisa digunakan. Suspensinya masih menggunakan standar," kata Budi.

Saksikan Videonya di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Suzuki e-Survivor, Harmonisasi Desain Futuristik dan Retro
Artikel Selanjutnya
Gaya Yogya Dalam Mercedes-Benz E250 yang Akan Tampil di Jepang