Sukses

Lamborghini Aventador Bakal Dielektrifikasi, Apa Keuntungannya?

Liputan6.com, Sant Agata - Lamborghini Aventador S memang terlihat sebagai sebuah supercar yang mengesankan, lihat saja teknologi rem carbon ceramic hingga four-wheel steering. Namun, dibanding kompetitornya, Lamborghini masih mengandalkan mesin naturally aspirated dibanding kompetitornya.

Aventador diperkenalkan pertama kali sebagai penerus Murcielago pada Februari 2011 lalu, artinya Aventador sudah berumur 7 tahun. Dilansir Autoevolution, penerus semangat dari Aventador diperkirakan hadir paling cepat 2020 mendatang.

Sebelum saat itu tiba, Anda bisa mengharapkan satu lagi varian dari Aventador, yakni Aventador Performante. Seperti halnya Huracan Performante yang disempurnakan pada bagian knalpot dan juga sistem aerodinamikanya. Edisi khusus tersebut setidaknya memberikan kesempatan Aventador untuk bersaing dengan mobil terbaik dari Ferrari dan McLaren.

Maurizio Reggiani, Direktur R&D Lamborghini, mengungkapkan mesin V12 akan tetap digunakan, dengan penambahan sistem elektrifikasi. Solusi yang biasa digunakan oleh pabrikan adalah menyematkan motor elektrik untuk menggerakkan poros roda depan, yang menjadikannya all-wheel-drive.

Tantangan terbesarnya adalah bobot. Saat ini Lamborghini Aventador S memiliki bobot 1.575 kg meskipun sudah menggunakan sasis monokok berbahan serat karbon. Jika disematkan sistem motor elektrik, maka bobot tersebut akan membengkak.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 3 halaman

Tampil Feminin, Supercar Milik Wanita Cantik ini Ternyata Buas

Hobi otomotif memang identik dengan kaum pria. Namun hal itu tidak berlaku mutlak, seperti yang ada di Dubai Uni Emirat Arab. Sebab, di salah satu kota paling terkaya di dunia ini ada sebuah supercar Lamborghini Huracan yang dimiliki seorang wanita cantik.

Tidak disebutkan siapa nama wanita pemilik Lamborghini Huracan tersebut. Namun demikian, kesan feminin terasa dari mobil tersebut seperti terlihat dari guyuran cat ungu di sekujur bodi mobil.

 

 

Yang mengesankan, mobil berlambang banteng tempur itu rupanya ikut mengalami rombakan pada bagian jantung pacu.

Kondisi standar jantung pacu Lamborghini Huracan adalah mesin V10 berkapasitas 5,2 liter yang mampu menghasilkan daya 610 Tenaga kuda (Tk). Setelah dirombak dan melakukan penyetelan ECU, serta tambahan knalpot Inconel, mobil tersebut kekuatannya meningkat jadi 690 Tk. Demikian dilansir Carscoops, Selasa (4/7/2017).

Untuk menunjang tenaga mesin, mobil ini juga mengalami ubahan pada bagian eksterior dengan penggunaan serat karbon, seperti pada kap depan, pintu, bodi samping, sepatbor, hingga sayap belakang.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Dengan penggunaan serat karbon pada bagian bodi ini membuat bobot mobil tersebut turun hingga 100 kilogram.

Semua rombakan pada Lamborghini Huracan ini rupanya dibuat di rumah modifikasi RevoZport. Namun sayang tidak disebutkan berapa biaya yang dikucurkan.

Artikel Selanjutnya
Top3: Tenaga Dalam Emak-Emak dan Aksesori Kekinian
Artikel Selanjutnya
Suzuki e-Survivor, Harmonisasi Desain Futuristik dan Retro